Dermawan Berqurban, Berkahnya Bahagiakan Dunia

Jelang Lebaran Kurban, Wajah Somalia Masih Muram

03 August 2018

ACTNews, BAIDOA – Urusan ketangguhan dalam meredam rasa takut, bertahan dalam berbagai kondisi kekacauan, sepertinya bisa dipelajari dari sebuah negeri nan jauh di Tanduk Afrika. Negeri itu bernama Somalia. Konflik sipil yang telah berkarat sejak 1980 hingga hari ini, jelas-jelas telah mengajarkan Somalia banyak pengalaman.

Bagai sebuah grafik yang naik dan turun, konflik sipil Somalia pernah membuat negeri itu benar-benar hancur lebur, dengan jutaan pengungsi melarikan diri mencari perlindungan keluar Somalia. Sementara itu, satu dekade terakhir konflik memang masih terjadi, namun perlahan grafik kondisi Somalia bergerak ke atas. Pelan tapi pasti, Somalia bangkit dari kekacauan. Walau memang, jumlah pengungsi internal masih luar biasa membludak. Nihil pekerjaan, mereka tinggal dalam tenda dengan fondasi ranting kayu. Miskin tanpa punya daya.

Lebaran Kurban, penawar wajah muram Somalia

Dari jarak geografis jelas terpisah jauh. Tapi bagi bangsa Indonesia, nama Somalia tak pernah asing. Wajar, sebab tahun ke tahun selalu ada koneksi kemanusiaan yang kuat dengan Somalia. Tahun lalu saja, dalam setahun berkali-kali koneksi terhubung.

Mulai dari pengiriman Kapal Kemanusiaan Afrika episode satu. Berlanjut beberapa bulan berikutnya Kapal Kemanusiaan Afrika episode dua yang sama-sama berlabuh di Pelabuhan Mogadishu, membawa ribuan ton bantuan beras untuk krisis kelaparan di Somalia.

Sampai puncaknya di momentum Lebaran Kurban, awal September 2017 lalu. Total tak kurang dari 1.000 sapi kurban dari masyarakat Indonesia disembelih di Somalia. Daging-daging kurban kemudian dibawa luas hingga ke pelosok Somalia, ke kantong-kantong pengungsi yang jumlahnya luar biasa. Dari Mogadishu, ke Jowhar, termasuk juga ke tanah paling gersang dan berdebu: Baidoa.

Bagi Global Qurban, kembali ke Somalia adalah rutinitas wajib yang terus dilakukan. Somalia menjadi salah satu target utama distribusi kurban. Alasannya satu: konflik perlahan memang reda, tapi krisis kemanusiaan di Somalia sama sekali belum berakhir. Merangkum data Badan Dunia untuk Urusan Pengungsi (UNHCR), hingga Maret 2018 lalu, pengungsi internal di dalam Somalia berjumlah lebih dari 1,5 juta jiwa.

Hari pertama, Lebaran Kurban di Mogadishu

Setahun silam, dimulai dari hari Lebaran Kurban pertama di Mogadishu, Jumat (1/9/2017), Global Qurban menyelesaikan amanah ratusan ekor sapi dalam satu hari. Puluhan ton daging kurban lalu dimuat di atas truk klasik, truk yang tetap bertahan meski digilas konflik berpuluh tahun. Tujuan hari pertama itu, menuju ke Kamp Pengungsian Malable, satu dari ratusan kamp pengungsian lain di pinggiran Mogadishu.

“Hanya berjarak ratusan meter ada kamp pengungsian berselang-seling dengan bangunan permanen penuh debu, seperti toko atau pasar. Kami singgah di Kamp Malable, salah satu kamp paling kumuh di Mogadishu,” ujar Bambang Triyono, Koordinator Implementasi Global Qurban di Somalia.

Tenda pengungsian terlihat berjejer tak beraturan. Pengap, kotor, penuh debu, air bersih tak ada, bolong di sana-sini. Bentuknya oval serupa honai di Papua. Di lokasi ini, lebih dari 300 keluarga pengungsi mendapat jatah daging kurban yang sama.

Daging kurban satu per satu diturunkan dari atas truk, bersamaan dengan rasa terima kasih yang disampaikan lewat gerakan tubuh mereka. Lengkap dengan senyum dan tangan bersedekap tanda syukur. “Mahadsanid Indonesia, Masya Allah Mahadsani,” kata seorang ibu. Mahadsanid berarti “terima kasih” dalam bahasa Somalia.

Kurban Indonesia sampai ke Baidoa

Amanah kurban untuk Mogadishu tuntas terselesaikan, tapi perjalanan belum berhenti. Setahun lalu Tim Global Qurban juga terbang sampai Kota Baidoa, menyelesaikan hari tasyrik di Baidoa. Kota kecil di 243 kilometer sebelah utara Mogadishu, ibu kota dari Bay Region

Setiap tahunnya, kembali ke Baidoa pun menjadi rutinitas, silaturahmi wajib sembari merayakan Lebaran Kurban dengan ribuan pengungsi di Baidoa. Kembali ke kota ini, kesannya pun sama. Baidoa hanya punya debu-debu yang jauh lebih kejam dibanding Mogadishu. Gersang, debu, dan kemiskinan di hampir seluruh sudut kota.

Mengapa kurban dari Indonesia sampai jauh di bawa ke Baidoa? Sejak awal 1990-an sampai akhir 2012 lalu Baidoa merekam sejarah panjang tentang kota yang dijajah, dikuasai, lalu direbut kembali oleh Pemerintah Somalia dibantu pasukan militer perdamaian Uni-Afrika.

Kini Baidoa memang lebih aman. Tapi aman tidak menyelesaikan masalah. Hanya ada dua identitas masyarakat di wilayah ini: miskin dan miskin sekali. Rumah mereka berupa tenda-tenda pengungsian, dibangun dari ranting dan kain seadanya. Busuk, kotor, amis, gersang dan tak ada air, begitu kondisi kamp pengungsian ribuan keluarga di Baidoa.

September 2017, Global Qurban di Baidoa, Somalia menyelesaikan amanah terakhir ratusan ekor sapi disembelih di sebuah tanah lapang. Puluhan ton daging kurban lalu dibawa ke kamp bernama Abu Asyara, kamp dengan kepadatan yang masif.

“Masyarakat Baidoa menyebut kamp ini dengan nama Abu Asyara, sesuai nama wilayahnya. Kamp ini adalah rumah bagi ribuan keluarga eks-Kamp Dadaab bermukim,” kata Aliman Ali (44), wakil mitra Global Qurban di Baidoa.

Sampai di area Kamp Pengungsian Abu Asyara, ratusan keluarga pengungsi dibariskan rapi, rata-rata adalah perempuan. “Satu persatu daging kurban yang sudah dibungkus dalam kantong tebal Global Qurban dibagikan. Simpul senyum dan kehangatan Kamp Abu Asyara menjadi penutup cerita implementasi Global Qurban tahun 2017 untuk Somalia. Mahadsanid Baidoa. Mahadsanid Indonesia,” pungkas Bambang Triyono. []

Berita Lainnya

07 November 2019

Karnaval Qurban Sapa Masyarakat Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Global Qurban-ACT Tasikmalaya bersama dengan Irema Al Hikmah Sambong, Irmala Bungursari, dan Irema SMKN 2 Tasikmalaya menggelar Karnaval…

31 October 2019

Unik, Ajakan Dermawan Berqurban Berlangsung di LRT

PALEMBANG - Menyambut Hari Raya Iduladha 2019 yang jatuh pada bulan Agustus mendatang, Global Qurban-ACT mengajak masyarakat muslim di wilayah…

31 October 2019

Daging Kurban Penuhi Kebutuhan Nutrisi Pengungsi Suriah

REYHANLI - Perang saudara yang menimpa Suriah selama delapan tahun belakangan belum usai. Mengutip laporan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi…

11 November 2019

Bang Geqi Ramaikan CFD di Mataram

MATARAM – Masyarakat tumpah ruah di hari tanpa kendaraan bermotor (CFD) di Jalan Udayana, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Mereka memanfaatkan…

07 November 2019

E-Salaam CIMB Niaga Syariah Tawarkan Potongan Harga Hewan Kurban

JAKARTA - Beberapa hari jelang perayaan hari besar keagamaan seperti Hari Raya Iduladha umumnya diwarnai dengan kenaikan harga komoditas pangan…

Alamat Global Qurban

Kantor Pusat

Menara 165, lantai 11,
Jl. TB. Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur
Jakarta Selatan, 12560, Indonesia
Ph. +62 21 2940 6565, Fax. +62 21 2940 6564

Kantor Pendukung

Perkantoran Ciputat Indah Permai
Blok B 8-9
Jl. Ir. H. Juanda no. 50, Ciputat, 15419, Indonesia
Ph. +62 21 741 4482,
Fax. +62 21 742 0664
Jl. Tgk. H. M. Daud Beureueh No. 46, Kota Banda Aceh, Aceh, Kode Pos 23126.
Ph. +62 852 1000 1226
SMS Center +62 852 1000 1226
Email actaceh2017@gmail.com
Jl. Al Falaah Raya No.3, Kel. Glugur Darat I Kec. Medan Timur,>br> Kota Medan, Sumatera Utara, Kode Pos 20239.
Ph. 061 4206 6885
SMS Center 085210001160, Call/WA 081377228820
Email act.medan@act.id
Jl S.Parman No.170, Ulak Karang Selatan, Kota Padang,
Sumatera Barat 25134
Ph. 0751 897 1974
SMS Center 0811 668 0074
Email actsumbar@gmail.com
Ruko Panam Raya Permai Jl. H.R.Subrantas No. 84 C, Kel. Delima, Kec. Tampan,
Kota Pekanbaru, Riau, Kode Pos 28294.
Ph. 0761 670 2240
SMS Center 0813 6506 0799
Email act.pekanbaru@act.id
Jln Jendral Sudirman km 3.5, Kelurahan Ilir Timur 1, (Seberang SMAN 3) Palembang, Sumsel. Ph. 08136900 7979
SMS Center 0813 6900 7979
Email actpalembang2017@gmail.com/act.palembang@act.id
Jln. Lodaya No. 36, Kel Turangga, Kec. Lengkong, Bandung, 40264
Ph. 022 7328 0430
SMS/WA Center +62 822 1400 1200
Email act.bandung@act.id
JL. Karangrejo No 124 A Rt 004 Rw 002
Kel. Karangrejo, Kec. Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah 50234
Ph. 0812 3423 4514
SMS Center 0853 1199 9930
Email act.semarang@act.id
Jalan Gayungsari Barat X/41, Kelurahan Gayungan, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya, Jawa Timur, 60235
Ph. 031 8290 570
SMS Center +62 853 1112 8822
WA 0823 3444 0812
Email act.surabaya@act.id
Perum Tiara Mas Nitikan kav A1, Jl. Nitikan Baru, Sorosutan,
Umbulharjo Yogyakarta, Kode Pos 55162.
Ph. 0274 388 572
SMS Center 0851 0313 4440
Email act.yogyakarta@act.id, actdiy@gmail.com
Jl. Sultan Alauddin, Alauddin Plaza, Ruko SSH No.8,
Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kode Pos 90221
Ph. 0411 898 6113
SMS Center 0852 1000 5667
Email act_sulsel@act.id
Jl. Muhammad Hatta No 133. Kelurahan Lolu Utara. Kecamatan Palu Selatan Kota Palu, 94112
Ph. 0813 9852 1206
SMS Center 0822 1000 9761
Email act.palu@act.id
Jl. Jendral Sudirman No. 73 E Pahoman, Bandar Lampung - 35118
Ph. 0721-560 7053
SMS Center +62 878-8627-0035
WA +62 852-6888-0088
Email act.lampung@act.id
Jl. Sriwijaya No. 80J Kel. Pagesangan Timur, Kec. Mataram Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat
Ph. 0823 4033 3000
SMS Center
Email act.ntb@act.id
Komplek Khazanah Plaza Blok RA No. 17 Sukajadi – Batam
Telp: 0778 4883669
SMS 0821 2550 7720
WA 0812 6643 8743
Email act.kepri@act.id
Pertokoan Ciliwung Indah 10 Kav.5, Kel. Purwantoro, Kec. Blimbing, Malang, Jatim, 65122
Telp : 0821 4343 2212
Sms center : 0852 1000 1245
Telp kantor : 0341 410331
email : act.malang@act.id
Jl A. Yani km. 5,5 No. 49 Rt. 23 Rw. 02, Kelurahan Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Banjarmasin, 70249 Kalimantan Selatan 90221
Sms center : 0851 1000 8056
Wa : 0813 9549 9028
Email : act.kalsel@act.id
Jln A Yani 278 C, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta 57139
TLP (0271) 7467290
SMS/WA 0812 2928 8894
email : act.solo@act.id
Jl. Mt. Haryono RT. 013, kel. Damai Baru.
Ruko samping optik matta. Balikpapan. Kaltim
TLP 0852-5158-1988

Layanan Jemput Donasi Kurban

WHATSAPP
0813 7000 2900

SMS Center
0853 3000 6000

Mitra GlobalQurban